Pramuka Penegak Bantara SMKN 1 Labuan Bajo Gelar Pengembaraan 25 Kilometer ke Golo Mori

BERITA SMKN 1 LABUAN BAJO - Sebanyak 30 murid kelas XI SMKN 1 Labuan Bajo mengikuti kegiatan pengembaraan Pramuka Penegak Bantara dengan menempuh perjalanan jalan kaki sejauh 25 kilometer dari SMKN 1 Labuan Bajo menuju Golo Mori KM 16, Sabtu (9/5/2026). 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 17.00 Wita itu didampingi dua pembina, yakni Fransiskus Sales Sene, S.Pd. (akrab disapa Pak Sales)dan Ignasius Ogi, S.Tr.Par., yang akrab disapa Pak Igan.

Pembina Pramuka, Ignasius Ogi, mengatakan kegiatan pengembaraan tersebut bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi peserta didik.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemandirian dan ketangguhan peserta didik dalam menghadapi tantangan selama perjalanan. Mereka dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, serta memiliki semangat pantang menyerah,” ujar Pak Igan.

Menurutnya, kegiatan pengembaraan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan Pramuka Penegak Bantara menuju Penegak Laksana. Melalui kegiatan lapangan, peserta diuji dalam berbagai keterampilan kepramukaan, seperti navigasi darat, manajemen perjalanan, survival sederhana, komunikasi, serta pengambilan keputusan.

Selain menempuh perjalanan 25 kilometer, peserta juga diberikan sejumlah misi khusus. Di antaranya mengukur tinggi pohon yang telah ditentukan dan mengikuti pos tes akhir sebagai bentuk evaluasi komprehensif terhadap kemampuan mereka.

“Setiap tugas yang diberikan memiliki nilai pembinaan. Melalui jalan kaki, mereka diuji ketahanan fisiknya. Melalui pengukuran tinggi pohon, mereka dilatih menerapkan keterampilan navigasi dan pengukuran. Sedangkan pos tes akhir menjadi sarana evaluasi kemampuan peserta secara menyeluruh,” jelasnya.

Pak Igan menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan rasa cinta alam, kepedulian terhadap lingkungan, sikap hidup sederhana, serta mempererat persaudaraan antaranggota ambalan SMKN 1 Labuan Bajo.

Sebelum mengikuti pengembaraan, para peserta telah menjalani persiapan fisik, mental, dan keamanan. Untuk fisik, peserta dibiasakan mengikuti latihan lari sore harian guna membangun stamina dan daya tahan tubuh. Dari sisi mental, peserta dibekali semangat bahwa Pramuka Penegak harus siap menghadapi setiap tantangan.

“Kami selalu tanamkan bahwa Pramuka Penegak tidak ada yang lemah, semua kuat. Pramuka adalah wadah untuk menciptakan pribadi hebat yang memiliki karakter, integritas, dan kesiapan menjalankan tugas apa pun,” kata Pak Igan.

Dari sisi keamanan, panitia dan pembina juga melakukan briefing sebelum perjalanan dimulai. Peserta diingatkan mengenai protokol kegiatan, termasuk kesiapan perlengkapan pertolongan pertama, ketersediaan air minum, pembagian kelompok kecil, pengawasan oleh pembina, serta pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

Melalui kegiatan tersebut, pihak pembina berharap para peserta tidak hanya mampu menyelesaikan perjalanan, tetapi juga membawa pulang nilai kerja sama, tanggung jawab, disiplin, kepemimpinan, dan solidaritas.

“Kami ingin peserta memahami bahwa keberhasilan dalam pengembaraan bukan hanya sampai di garis akhir, tetapi bagaimana mereka saling membantu, menjaga kekompakan, dan menyelesaikan setiap misi dengan penuh tanggung jawab,”  pungkas Pak Igan.

Pramuka Penegak Bantara SMKN 1 Labuan Bajo membuktikan bahwa karakter tidak cukup diajarkan di dalam ruangan. Karakter harus ditempa di jalan panjang, diuji oleh lelah, dikuatkan oleh kebersamaan, dan diterangi oleh semangat Tri Satya serta Dasa Dharma Pramuka. 

Penulis/Editor: Paulus Jehamat, S.Pd

0 Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Inputan yang harus diisi ditandai *