BERITA SMKN 1 LABUAN BAJO- Perjalanan penuh disiplin, latihan, dan kerja sama akhirnya berbuah manis. Delegasi SMKN 1 Labuan Bajo berhasil meraih Juara I dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Akuntansi (LCCA) antar SMA/SMK/MA/MAK tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang digelar pada 7–8 Mei 2026 di Universitas Flores, Ende.
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Flores dengan mengusung tema “Mengukir Prestasi Melalui Ketelitian dan Kejujuran Akuntansi.” Sebanyak 21 sekolah dari berbagai daerah di NTT ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Lomba berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, 7 Mei 2026, para peserta mengikuti babak penyisihan. Sementara pada hari kedua, 8 Mei 2026, kompetisi dilanjutkan dengan babak semifinal dan final. Di tengah persaingan yang ketat, SMKN 1 Labuan Bajo berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga tampil sebagai juara.
Pada babak final, SMKN 1 Labuan Bajo bersaing dengan SMAK Regina Pacis Bajawa dan SMAN 1 Nubatakan Lembata. Pertandingan berlangsung sengit. Namun, ketenangan, ketelitian, dan kekompakan tim membuat SMKN 1 Labuan Bajo berhasil meraih skor tertinggi, yakni 925. Posisi kedua ditempati SMAK Regina Pacis Bajawa dengan skor 900, sementara SMAN 1 Nubatakan Lembata meraih Juara III dengan skor 800.
Menurut Gregorius Narto, S.Pd., yang akrab disapa Pak Oris, pendamping delegasi SMKN 1 Labuan Bajo, keberhasilan tersebut lahir dari proses panjang yang dilakukan secara serius dan terarah.
“Persiapan kami lakukan kurang lebih selama tiga minggu. Anak-anak dibimbing setiap hari secara tatap muka oleh semua guru Akuntansi secara terjadwal. Mereka mengerjakan latihan soal, baik secara langsung maupun menggunakan Google Form, menonton video cerdas cermat tahun sebelumnya, serta mengikuti simulasi di sekolah,” ujar Pak Oris.
Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan untuk memastikan peserta yang berangkat benar-benar siap secara materi, mental, dan kerja sama tim.
“Awalnya ada sembilan siswa yang kami pilih untuk mengikuti bimbingan. Setelah melalui proses latihan dan seleksi, akhirnya kami mengambil enam orang terbaik. Mereka dibagi menjadi dua tim. Tim A terdiri dari Ajeng, Angela, dan Nesa, sedangkan Tim B terdiri dari Ana, Maria, dan Celsiana,” jelasnya.
Selama masa persiapan, para peserta menjalani bimbingan intensif setiap hari. Mereka tidak hanya mempelajari materi akuntansi, tetapi juga terus diasah melalui latihan soal, pembahasan bersama guru pembimbing, penggunaan Google Form, serta simulasi cerdas cermat di sekolah. Simulasi tersebut dilakukan untuk melatih kecepatan berpikir, ketepatan menjawab, kekompakan tim, dan mental peserta saat menghadapi suasana lomba yang sesungguhnya.
Pak Oris juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, termasuk dukungan teknis dan administrasi dari sekolah. Pak Hila disebut turut berperan penting sejak proses pendaftaran, persiapan kelengkapan, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya.
“Selain pembinaan akademik, persiapan administrasi dan kelengkapan juga sangat penting. Pak Hila sangat berperan mulai dari pendaftaran, persiapan berkas, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya. Semua dukungan itu sangat membantu kelancaran keikutsertaan kami dalam lomba,” tambah Pak Oris.
Atas prestasi tersebut, SMKN 1 Labuan Bajo menerima piala, buket bunga, serta uang pembinaan sebesar Rp10.000.000. Capaian ini menjadi kebanggaan besar karena SMKN 1 Labuan Bajo mampu menjadi yang terbaik di antara 21 sekolah peserta dari berbagai daerah di NTT.
Kepala SMKN 1 Labuan Bajo, Viktoria Timung Wulang, S.Pd.Kim., yang akrab disapa Ibu Tory, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas prestasi yang diraih siswa jurusan AKL.
“Kami tentu sangat bangga dan bersyukur atas keberhasilan siswa jurusan AKL SMKN 1 Labuan Bajo yang berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat Akuntansi tingkat Provinsi NTT. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing, unggul, dan memiliki kompetensi akademik yang kuat, khususnya di bidang akuntansi,” ujar Ibu Tory.
Ia menegaskan, kemenangan tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara intensif oleh sekolah.
“Sekolah melakukan pembinaan secara intensif melalui seleksi peserta, pendampingan rutin oleh guru pembina, latihan soal, simulasi lomba, serta penguatan mental dan disiplin belajar siswa. Dukungan dari seluruh warga sekolah dan kerja keras siswa juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini,” ungkapnya.
Ibu Tory berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi peserta didik lain untuk terus belajar dan berani berkompetisi.
“Harapan kami, kemenangan ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan meningkatkan semangat belajar. Selain itu, prestasi ini diharapkan semakin mengharumkan nama SMKN 1 Labuan Bajo di tingkat yang lebih tinggi serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah kami,” tandasnya.
Kemenangan SMKN 1 Labuan Bajo dalam LCCA tingkat Provinsi NTT menjadi bukti bahwa kerja keras, pembinaan yang terarah, dukungan sekolah, dan semangat belajar para siswa mampu melahirkan prestasi membanggakan. Dari ruang bimbingan di sekolah hingga panggung final di Ende, delegasi SMKN 1 Labuan Bajo telah menunjukkan bahwa siswa SMK mampu bersaing dan unggul di bidang akademik, khususnya akuntansi.
Editor: Paulus Jehamat, S.Pd
0 Komentar
Belum ada komentar.