Angka Kriminal Dikalangan Remaja Meningkat, LBH Lakukan Ini

Oleh: Oktavianus Dalang

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://portaldesa.co/angka-kriminal-dikalangan-remaja-meningkat-lbh-lakukan-ini/&ved=2ahUKEwjN4PiUuYz-AhVEg2MGHQ5HBLQQFnoECCUQAQ&usg=AOvVaw3nUkxzg86J81ZP9eisNfXC

Labuan Bajo, PORDES – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manggarai Raya, melaksanakan sosialisasi kepastian hukum di SMKN 1 Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (1/4/2023), dengan tema ‘BPHN Mengasuh, Mencegah Kenakalan dan Kriminalitas Anak dengan Memahami Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari’.

Usai kegiatan, Ketua LBH Manggarai Raya Irenius Suria menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program kemenkumham yang disebut Badan penyaluran Hukum Nasional (BPHN) Mengasuh, dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum di setiap sekolah dan anak-anak remaja.

“Ini berangkat dari keprihatinan maraknya kasus kenakalan remaja yang mengarah pemidanaan. Begitu banyaknya kasus kriminalitas pada kalangan remaja, dari data statistik dari tahun ke tahun itu selalu meningkat, karena itu upaya ini merupakan pencegahan,” kata Iren sapaan akerap Irenius Suria kepada Portal Desa.

Iren juga mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut berkat kerja sama kantor wilayah (Kanwil) kementrian hukum NTT dengan LBH Manggarai Raya yang sudah terakreditasi di Kemenkumham.

Advokat hukum handal yang juga telah mendeklarasikan diri menjadi bakal calon Bupati Manggarai Barat itu pun berharap, dengan dibekali pengetahuan hukum serta berkaca pada beberapa kasus kriminal yang menghebohkan di Negeri ini mampu mencegah sejak dini.

“Harapanya dengan melihat kasus kasus yang menghebohkan di indonesia bisa memberi efek jera bagi para remaja agar tidak melakukan hal serupa,” tandasnya.

Pantauan Portal Desa, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, bakal calon Bupati muda dan energik itu menyajikan pendidikan hukum yang simpel, padat, dan mudah di cerna oleh para siswa siwi yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Hal itu terlihat antusias para peserta dalam menyampaikan tangapan dan kesan yang mereka sampaikan di penghujung kegiatan. Salah satu peserta, Arnoldus Arin Bembot, siswa jurusan perhotelan mengungkapkan dirinya sangat bangga atas materi yang disajikan dari pemateri.

“Materinya sangat luar biasa, dipadu dengan metode penyampaian yang tegas juga sehingga sangat mudah dicerna,” kata Arnold.

Sementara itu, Wawan Saputara dan Jumanda UPW 1 juga mengatakan hal serupa. Dirinya berharap, selanjutnya ada kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan lembaga hukum dalam membina karakter dan memberi pencerahan hukum di lingkungan sekolah.

“Ini sangat luarbiasa dan saya berharap peran lembaga pendidikan dalam mengatasi persoalan hukum di lingkungan sekolah bisa berkolaborasi dengan lembaga hukum,” pungkasnya. (Oktafianus)

0 Komentar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Inputan yang harus diisi ditandai *