BERITA SMKN 1 LABUAN BAJO-SMKN 1 Labuan Bajo yang dikenal sebagai “rumah besar” bagi 89 guru, 17 tenaga kependidikan, dan 1.651 siswa kembali menggelar upacara bendera hari Senin (24/11/2025) secara bergilir dengan pembina upacara dari unsur guru. Pada kesempatan kali ini, Maximus Diamat, S.Tr.Par, yang akrab disapa Pak Max, seorang guru produktif program keahlian perhotelan SMKN 1 Labuan Bajo bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Pak Max mengangkat tema interaksi di era digital dan mengajak siswa merefleksikan cara mereka memanfaatkan teknologi. Ia membuka dengan salam khas vokasi, “Salam interaksi, vokasi kuat menguatkan Indonesia,” yang disambut para peserta upacara.
Mengutip data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024, Pak Max menegaskan bahwa generasi Z dan milenial mendominasi pengguna internet Indonesia.
“Secara persentase, Generasi Z dan milenial mendominasi penggunaan internet dengan tingkat penetrasi tertinggi, yaitu 87,02 persen,” ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Dari fakta tersebut, ia mengajukan pertanyaan reflektif kepada para siswa.
“Pertanyaannya, apakah kalian sudah memanfaatkan teknologi digital secara baik untuk hal-hal positif yang konstruktif? Apakah kalian menyumbang informasi atau konten edukatif, atau justru sebaliknya merusak citra diri dan mengganggu kenyamanan orang lain?” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar teknologi tidak semata-mata dipakai untuk hiburan.
“Apakah internet sudah kalian gunakan untuk mencari informasi pengetahuan, atau hanya untuk hiburan semata? Lalu, manfaat apa yang kalian peroleh dari teknologi itu sendiri bagi pengembangan diri sebagai pelajar? Ini pertanyaan refleksi untuk kalian semua,” lanjutnya.
Namun, Pak Max menegaskan bahwa fokus amanatnya bukan hanya interaksi di dunia maya, melainkan interaksi nyata di lingkungan sekolah.
“Di sini saya tidak sedang membahas bagaimana kalian berinteraksi di media online, tapi bagaimana kalian berinteraksi secara real time di lingkungan kalian berada. Sekarang kalian berada di SMKN 1 Labuan Bajo, tempat kalian belajar pengetahuan, keterampilan, dan sikap,” kata Pak Max.
Ia mengajak siswa berinteraksi secara benar dengan tiga aspek pembelajaran: pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
“Dalam hal pengetahuan, ikutilah pembelajaran secara benar dengan berbagai metode yang guru lakukan dan bertanggung jawablah pada hasil. Demikian juga keterampilan, ikuti praktik pembelajaran secara serius dan bertanggung jawab pada hasil sebagai ukuran ketercapaian belajar,” jelasnya.
Pada bagian lain amanatnya, Pak Max menekankan pentingnya sikap dalam interaksi sehari-hari melalui prinsip 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.
“Ketika kita tersenyum, kita mengekspresikan cinta kepada sesama. Saat memberi salam, kita sedang mengekspresikan etika. Ketika kita bersikap sopan, kita menghargai orang lain. Saat berbicara dengan santun, kita sedang menarik perhatian orang lain dengan cara yang baik,” tutur Pak Max.
Ia mengaitkan prinsip 5S dengan budaya hospitality yang menjadi spirit sekolah.
“Budayakan prinsip 5S dalam berinteraksi di manapun kalian berada. Ini sejalan dengan spirit sekolah kita, yaitu budaya hospitality. Hospitality adalah seni dan praktik memberikan pelayanan yang ramah dan sopan. Prinsip dasarnya meliputi keramahan, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan,” urainya.
Di akhir amanat, Pak Max mengajak seluruh siswa menerapkan dua prinsip utama dalam keseharian mereka.
“Mari, anak-anak, kita terapkan dua prinsip ini dalam berinteraksi: Prinsip 5S dan prinsip hospitality. Salam interaksi, vokasi kuat menguatkan Indonesia,” tutupnya.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat, dengan para siswa mengikuti jalannya kegiatan hingga akhir sebagai bagian dari pembentukan karakter dan budaya positif di SMKN 1 Labuan Bajo.
PAJE/PAULUS JEHAMAT
0 Komentar
Belum ada komentar.